» Read Full Article
DAHSYAT, SPEKTAKULER, LUAR BIASA!
Rabu, 05 Desember 2012
Sabtu, 01 Desember 2012
Kamis, 15 November 2012
Senin, 05 November 2012
Petunjuk dan Kerangka Diskel Blok 20
Petunjuk Diskel blok 20 dari dr .Anas
berdasarkan masukan pelaksanaan DK 1, untuk ilmu kedokteran dasar difokuskan langsung pada materi yang terkait dengan patofisiogi pada kasus. Pada saat pembahasan tentang penegakkan diagnosis penggalian informasi tentang penyebab yang berhubungan dengan perilaku atau lingkungan kerja (fisik, kimia, biologi, psikososial, dll), faktor risiko dan angka kejadian perlu ditingkatkan. Prognosis yang telah terdapat pada kerangka konsep perlu dijelaskan. Perlunya ditingkatkan pembahasan mengenai penatalaksanaan dari 'aspek K3' secara menyeluruh, karena yang sebelumnya dinilai sangat minim. Bila pada materi kuliah belum dibahas secara mendalam sebaiknya mencari secara mandiri pada berbagai teks book yang telah tersedia serta sumber-sumber lain, agar tidak terulang seperti pada DK1. Trimakasih
TAMBAHAN!!!
HASIL DISKUS DAN PENYAMAAN PERSEPSI DENGAN DR. ANAS
Setelah tadi penyamaan persepsi dengan dr. Anas, intinya pada saat mengahadapi kasus, posisikan diri kita sebagai dokter perusahaan, bukan dokter umum biasa.
Pada saat penegakkan diagnosis, kita juga harus mendiskusikan dan analisis kasus tersebut merupakan penyakit/kecelakaan akibat kerja atau bukan, sertakan alasannya. Jika keterangan pada kasus kurang cukup, bahas dan diskusikan pertanyaan/informasi apa lagi yang kita butuhkan untuk mengetahui hal tersebut merupakan penyakit akibat kerja atau bukan. (pertanyaan terarah dan yg berhubungan dengan kasus). Namun, ini sebatas pertanyaan saja, tidak ada jawabannya di fasilitator.
Penyebabnya, yang harus diperhatikan ada 2 aspek, dari perilaku dan lingkungan.
Perilaku, contohnya : tidak menggunakan APD
Lingkungan, contohnya : kimia, fisik, sosial, dll
Saat melakukan penatalaksanaan, kita juga harus membahas dari segi medis dan kedokteran kerja-nya. Segi medis, seperti biasa, penatalaksanaan klinis. Untuk kedokteran kerja-nya, mulai dari segi promotif, preventif, dan kuratif. Hal-hal tersebut bukan hanya diberikan kepada pekerjanya saja, tapi hal yang harus diberikan/diperhatikan/dilakukan ke perusahaan/pihak manajemen juga, kita harus membahasnya. (bagaimana cara agar ke depannya tidak terjadi hal seperti itu lagi, membuat suatu peraturan, memindahkan pekerja tersebut, memberhentikan, meneruskan pekerja tersebut, dll-nya pokoknya sesuai penanganan penyakit/kecelakaan akibat kerja)
Selain itu, kita juga harus memikirkan pekerja bagaimana ke depannya, apakah mendapat santunan atau tidak. Jika mendapat santunan, kenapa. Jika tidak juga kenapa. Trus kalau dapet santunan, jenis yang mana (detailnya seperti saat kuliah tadi pagi).
Itu hal-hal yang berbeda di blok ini dengan blok-blok sebelumnya.
Intinya kita di sini berperan sebagai dokter perusahaan, karena kita harus mengaplikasikan kedokteran kerja-nya. Kalau kita pembahasannya seperti saat diskel ke 1, itu sama saja kayak blok-blok sebelumnya alias mengulang.
Kalau ada pertanyaan, bisa tanyain ke Anty. Hehe. Nuhun.
Untuk bentuk Kerangka Konsep buka di :
Download disini
berdasarkan masukan pelaksanaan DK 1, untuk ilmu kedokteran dasar difokuskan langsung pada materi yang terkait dengan patofisiogi pada kasus. Pada saat pembahasan tentang penegakkan diagnosis penggalian informasi tentang penyebab yang berhubungan dengan perilaku atau lingkungan kerja (fisik, kimia, biologi, psikososial, dll), faktor risiko dan angka kejadian perlu ditingkatkan. Prognosis yang telah terdapat pada kerangka konsep perlu dijelaskan. Perlunya ditingkatkan pembahasan mengenai penatalaksanaan dari 'aspek K3' secara menyeluruh, karena yang sebelumnya dinilai sangat minim. Bila pada materi kuliah belum dibahas secara mendalam sebaiknya mencari secara mandiri pada berbagai teks book yang telah tersedia serta sumber-sumber lain, agar tidak terulang seperti pada DK1. Trimakasih
TAMBAHAN!!!
HASIL DISKUS DAN PENYAMAAN PERSEPSI DENGAN DR. ANAS
Setelah tadi penyamaan persepsi dengan dr. Anas, intinya pada saat mengahadapi kasus, posisikan diri kita sebagai dokter perusahaan, bukan dokter umum biasa.
Pada saat penegakkan diagnosis, kita juga harus mendiskusikan dan analisis kasus tersebut merupakan penyakit/kecelakaan akibat kerja atau bukan, sertakan alasannya. Jika keterangan pada kasus kurang cukup, bahas dan diskusikan pertanyaan/informasi apa lagi yang kita butuhkan untuk mengetahui hal tersebut merupakan penyakit akibat kerja atau bukan. (pertanyaan terarah dan yg berhubungan dengan kasus). Namun, ini sebatas pertanyaan saja, tidak ada jawabannya di fasilitator.
Penyebabnya, yang harus diperhatikan ada 2 aspek, dari perilaku dan lingkungan.
Perilaku, contohnya : tidak menggunakan APD
Lingkungan, contohnya : kimia, fisik, sosial, dll
Saat melakukan penatalaksanaan, kita juga harus membahas dari segi medis dan kedokteran kerja-nya. Segi medis, seperti biasa, penatalaksanaan klinis. Untuk kedokteran kerja-nya, mulai dari segi promotif, preventif, dan kuratif. Hal-hal tersebut bukan hanya diberikan kepada pekerjanya saja, tapi hal yang harus diberikan/diperhatikan/dilakukan ke perusahaan/pihak manajemen juga, kita harus membahasnya. (bagaimana cara agar ke depannya tidak terjadi hal seperti itu lagi, membuat suatu peraturan, memindahkan pekerja tersebut, memberhentikan, meneruskan pekerja tersebut, dll-nya pokoknya sesuai penanganan penyakit/kecelakaan akibat kerja)
Selain itu, kita juga harus memikirkan pekerja bagaimana ke depannya, apakah mendapat santunan atau tidak. Jika mendapat santunan, kenapa. Jika tidak juga kenapa. Trus kalau dapet santunan, jenis yang mana (detailnya seperti saat kuliah tadi pagi).
Itu hal-hal yang berbeda di blok ini dengan blok-blok sebelumnya.
Intinya kita di sini berperan sebagai dokter perusahaan, karena kita harus mengaplikasikan kedokteran kerja-nya. Kalau kita pembahasannya seperti saat diskel ke 1, itu sama saja kayak blok-blok sebelumnya alias mengulang.
Kalau ada pertanyaan, bisa tanyain ke Anty. Hehe. Nuhun.
Untuk bentuk Kerangka Konsep buka di :
Download disini
» Read Full Article
Jumat, 02 November 2012
Senin, 29 Oktober 2012
BLOK 20
Matriks Baru BLOK 20
Slide Pleno
Bahan Kuliah
Pengantar Kedokteran Kerja
Pemantauan Biologik Zat Kimia
Fisiologi Kerja
Pengaruh bhn kimia berbahaya thd kesehatan (1)
Penyakit Akibat Kerja (1)
Fototoksik Retina
Penyakit Akibat Kerja (2)
Trauma yg menyebabkan gangguan dengar
Irama Sirkadian (1)
Gangguan Psikiatri di Tempat Kerja
Irama Sirkadian (2)
Pengaruh bhn kimia berbahaya thd kesehatan (2)
Jaminan kecelakaan kerja dan peran dokter dalam penanganannya
Hubungan Kesehatan Kerja dg Kes. Masyarakat
Pengantar Promosi Kesehatan
Trauma Musculosceletal akibat kerja
Ergonormi
Perundang-undangan Kesehatan Kerja
AKDL
Gizi Kerja
Faktor Biologi Lingkungan Kerja
Stres Manajemen
Monitoring Gangguan Dengar
Kedokteran Olah Raga
Rinitis Okupasi
Physical Hazard
Occupational Liver Disease-1
Occupational Liver Disease-2
Aspek Medikolegal pada K3
Penyakit Paru Kerja
Kelainan Neurologis pada Kesehatan Kerja
Promosi Kesehatan di Tempat Kerja
Neurotoksikologis
Dry Eye
Teori Perubahan Perilaku
Ototoxic Hearing Loss
Perencanaan, implementasi & Evaluasi Promkes
Occupational Renal Disorder
Penyakit Kardiovaskuler Akibat Kerja
Occupational Carcinoma
Praktikum
Slide Praktikum hari Sabtu
Diskel
Diskel #1
Diskel #2
Diskel #3
Diskel #4
Diskel #5
Diskel #6
PLK
Bahan PLK
Slide Pleno
Bahan Kuliah
Pengantar Kedokteran Kerja
Pemantauan Biologik Zat Kimia
Fisiologi Kerja
Pengaruh bhn kimia berbahaya thd kesehatan (1)
Penyakit Akibat Kerja (1)
Fototoksik Retina
Penyakit Akibat Kerja (2)
Trauma yg menyebabkan gangguan dengar
Irama Sirkadian (1)
Gangguan Psikiatri di Tempat Kerja
Irama Sirkadian (2)
Pengaruh bhn kimia berbahaya thd kesehatan (2)
Jaminan kecelakaan kerja dan peran dokter dalam penanganannya
Hubungan Kesehatan Kerja dg Kes. Masyarakat
Pengantar Promosi Kesehatan
Trauma Musculosceletal akibat kerja
Ergonormi
Perundang-undangan Kesehatan Kerja
AKDL
Gizi Kerja
Faktor Biologi Lingkungan Kerja
Stres Manajemen
Monitoring Gangguan Dengar
Kedokteran Olah Raga
Rinitis Okupasi
Physical Hazard
Occupational Liver Disease-1
Occupational Liver Disease-2
Aspek Medikolegal pada K3
Penyakit Paru Kerja
Kelainan Neurologis pada Kesehatan Kerja
Promosi Kesehatan di Tempat Kerja
Neurotoksikologis
Dry Eye
Teori Perubahan Perilaku
Ototoxic Hearing Loss
Perencanaan, implementasi & Evaluasi Promkes
Occupational Renal Disorder
Penyakit Kardiovaskuler Akibat Kerja
Occupational Carcinoma
Praktikum
Slide Praktikum hari Sabtu
Diskel
Diskel #1
Diskel #2
Diskel #3
Diskel #4
Diskel #5
Diskel #6
PLK
Bahan PLK
» Read Full Article
Langganan:
Postingan (Atom)

